DULUAN MANA?? NABI ADAM ATAU LEMURIA??

image

Masih menjadi topik pembicaraan yang sangat menarik, jika kita mengatakan..,
Lemuria dan Atlantis dulu.., baru nabi adam. Lemuria itu Nisnas. Seperti kata ayat di Alqur’an :

Orang Religius :

Adakah kamu melihat seorang pun dari mereka atau kamu dengar suara mereka yang samar-samar (QS. 19:98).
Berapa banyak telah kami binasakan umat-umat sebelum mereka, sedang mereka adalah lebih bagus dari alat rumah tangganya dan sedap untuk di pandang mata.
(QS. 19:74).

Dari ayat itu di simpulkan bahwa..,
Nisnas yang memiliki teknologi super canggih, telah ada sebelum nabi adam di ciptakan. Dan peradaban Nisnas salah satunya adalah peradaban Lemuria dan Atlantis itu…

Orang Berlogika :

Gubrakkk…..!!!

Kamu tau Temple Abydos??
Kuil itu sudah ada sejak 20 abad yang lalu…
Sementara Reruntuhan dan peninggalan Lemuria, telah ada sekitar 19 abab yang lalu…

Kuil Abydos sendiri, telah berdiri sejak zaman mesir kuno. Zaman Fir’aun. Lol…
Jadi takkan mungkin “Fir’aun ada sebelum nabi Adam di ciptakan….”
Manx fir’aun Nisnas apa??

Penyihir :
Cukupppp…..!!!
Jawaban kalian berdua itu benar adanya. Hanya saja, perlu di luruskan sedikit…

Once upon a Time…,

Bumi di huni oleh Nisnas. Namun Nisnas itu terlalu mementingkan diri mereka sendiri dan sering berperang, karna itulah peradaban mereka di binasakan, lalu kemudian, nabi Adam turun ke bumi dan di sanalah peradaban manusia mulai lahir…

Namun anak-anak nabi adam sengaja di pisahkan satu sama lainnya, dan mereka mulai meniti kehidupannya sendiri. Mereka menemukan peninggalan-peninggalan mahkluk sebelum mereka dan ada pula yang menjadi menyembah mahkluk kuno.

Furikimono…….”

Orang Religius :
Stop..,
Saya ragu dengan pendapat Anda. Bagaimana Nisnas masih bisa hidup, sementara tadi kamu bilang sudah binasa??

Orang Berlogika :
Kalau hanya peradabannya saja yang hancur, besar kemungkinan akan masih meninggalkan bekas. Intinya Mahkluknya tidaklah binasa. Masih ada yang hidup….

Penyihir :
Yapp..,
Puluhan abad yang lalu.., Manusia menjalin kerjasama dengan para Nisnas yang tersisa. Itu dapat di buktikan dengan peninggalan kerajaan-kerajaan masa lalu. Dimana disana terdapat ukiran sosok mirip manusia namun berkepala hewan, atau semacamnya.

Contohnya pada lambang Indonesia :

Garuda adalah maskot Indonesia. Perlambangan pancasila. Sejarah kuno menyebutkan Garuda adalah sesososk wujud mirip manusia, namun berkepala burung dan memiliki sayap di punggungnya.

Orang Religius :
Itu adalah Nisnas…..

Orang Berlogika :
Aku kira ayat Alqur’an sekarang telah di palsukan……

Penyihir :
Tidak ada satu sihir pun, yang dapat mengelabui alqur’an, walau hanya satu ayat saja. Intinya alqur’an tak dapat di reka ulang atau di ubah sedikit ayatnya….

Orang Berlogika :
Why Not.., pasti suatu saat Illuminati bisa mengubah ayat di Alqur’an. Kand teknologi mereka canggih….

Orang Religius :
Alqur’an bukan bahasa arab Lol….,

Penyihir :
Andai pun ada yang dapat mengubahnya. Perkataan mereka akan seperti tulisan anak PAUD yang “BALELOL…,  NGACAMPRUK….,  seperti perkataan  “1+1= 11”….”

Orang Religius :
Okee.., Next………..”

Penyihir :
Dari semua kesimpulan yang datang dari sudut pandang yang berbeda, maka kita menegaskan..,

Nabi Adam dulu, baru Lemuria……

Orang Berlogika :
Tetapi mahkluk Nisnas, masih ada di zaman Lemuria dan Atlantis. Karna itulah kita jadi beranggapan, Lemuria dulu baru nabi Adam….  :3

Orang Religius :
Alqur’an selalu benar. Karna itu bukan bahasa arab, tetapi perkataan tuhan. Kode tuhan. Bahasa tuhan. Simbol dari tuhan yang esa. Allah….

Penyihir :
Jika kalian mampu memahami perbedaan. Maka kalian pasti akan mendapatkan solusi dari masalah kalian. Karna itulah..,

Bubar…, Bubarrrr…….,
Kasus ditutup…………………”

Hush….,
Hushhhh……..,
Don’t Copas…….,
Don’t Copasss……………………..”





___The End___

Advertisements
DULUAN MANA?? NABI ADAM ATAU LEMURIA??

Blink Eye

image

Manusia melihat apa yang ingin dia lihat, bukan apa yang seharusnya dilihat.

Itu maksud akal…..
Setiap manusia, memiliki medan kenyataan mereka masing-masing dan medan itu terlahir dari pikirannya sendiri.

Pikiran di peroleh dari penglihatan, namun tak semua orang akan melihat hal yang sama dari sebuah tempat yang sama, dalam waktu yang sama….

Penglihatan.., hanya akan menampakan hal yang ingin mereka lihat. Selebihnya mereka takkan melihat hal lain yang bukan medan kenyataannya…

Setiap medan kenyataan, saling mempengaruhi melalui sebuah boneka emosi hidup…

Setiap nasib dan takdir.., akan mempertemukan manusia satu dan manusia sejenisnya, yang pada akhirnya dapat berteman dan mengerti satu sama lain…

Dan itu telah di atur oleh pikiranmu sendiri….

Sifat di pengaruhi oleh keturunan dan DNA, namun efek lebih besar di pengaruhi oleh lingkungan mereka sendiri…

Dan lingkungan yang tak wajar.., manusia dapat berubah baik sifat, mental, maupun fisik.

Itulah adaptasi.
Tapi mereka.., takkan melupakan satu hal….

Apa yang ingin mereka lihat…………

TIDAK ADA SEORANG PUN MANUSIA, YANG TIDAK BUTA…

MEREKA SELALU DIBUTAKAN, OLEH PIKIRANNYA SENDIRI……

<>

Blink Eye

Jakpat dan Tumurin

image

image

Maaf malah promosi…. (-/\-)

Aplikasi ini dapat menjadi solusi terbaikmu untuk mengumpulkan uang virtual, yang dapat kamu realkan, jika kamu memiliki akun paypal dan semacamnya…

Tapi intinya bukan itu sihh….
(–‘)

Di dunia virtual, terkadang kita sering dirugikan dengan ke error’an sistem aplikasi. Kita sudah bayar, namun uang virtual kita tak bertambah.

Pasti kalian juga pernah mengalami hal itu ketika membeli uang game atau aplikasi dengan sistem “pulsa”.

Walaupun solusinya gampang…,

Kamu tinggal tulis laporan kepada website official aplikasi itu dan meminta untuk di selesaikan.

Dan beberapa hari kemudian, masalahpun selesai….

Tapi..,
Pasti itu menyita waktu kalian.
Dimana seharusnya kamu mendapatkan barang itu sekarang, namun karna kesalahan sistem, kamu jadi mendapatkannya besok atau lusa…

Jakpat adalah solusinya :

Kita di bayar 5 atau 10 atau 15 atau bisa 20 point, setiap harinya…

1 point bernilai  100 IDR

Ini lumayan kand….  :3

Kamu hanya tinggal mengisi survey yang berisi sebuah pertanyaan, seperti memainkan game “Asah Otak”…

Misalnya :

-Kamu suka pergi ke bioskop??
-Kamu suka berolahraga??
-Kamu suka bermusik??

Selamat.., kamu dapat 5 point.

Tinggal mengisi seperti itu dan dapat item point virtual….. :3

Tapi point dapat di “REEDEM” menjadi uang aplikasi android tertentu, atau bisa di transfer ke akun Paypal kalian jika nilainya sudah “200 point” atau
20,000 IDR…..

Saya ingin sekali Stiker Line “Tumurin”…. :3

Padahal harganya cuma 50 coin atau “5000 IDR”. Tapi saya tidak punya device yang tepat, seperti kartu perdana yang di butuhkan untuk mengisi cash saya, dari pembelian lewat pulsa….. (–‘)

Barusan download aplikasi ini dan baru ke kumpul 35 point atau “3500 IDR”….

Berharap dapet event survey lagi sekarang, biar cepet dapet “200 point” dan tinggal Reedem ke Line….. :3

Yang punya cash coin Line banyak, gift saya stiker “Tumurin” dong…. (*0*)/

Atau stiker apapun boleh, yang kepalanya besar, badannya kecil tapi. Heeheeee……  xD
Saya newbie di Line……..

Atau

Bantu saya..,
Link aplikasi :

http://bit.ly/1H463eO

Bantuin saya dapat coin buat beli stiker premium kaya kalian. Baru 35 point nihh….  :3

TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASINYA MEMBACA CURHATAN SAYA INI.

SAYA ARIES, DAN MEMANG SAYA AGAK KERAS KEPALA, JIKA INGIN MENDAPATKAN SUATU HAL YANG MEMIKAT HATI SAYA…….  /(o w o)\

“Dia keong yang imut….. :3

Jakpat dan Tumurin

LEMBAR SATU :

Floslunae Illusio Present…,, ………,, …,, …,,, …..,

Malam itu, agak sedikit dingin, namun menghangatkan. Di sebuah rumah sederhana yang sedang di lingkupi oleh hawa kebahagiaan, seorang ibu muda nampak sedang membacakan sebuah cerita dongeng kepada anak semata wayangnya, yang masih duduk di sekolah dasar, yang tak bisa tidur sama sekali. Terdengar suara khas kasih sayang yang menggema di balik sosok bayangan seorang ibu.

Gadis Penjual Korek Api..,

Malam itu adalah malam natal. Semua orang merayakan hari berbahagia itu dengan pakaian yang bagus, pohon natal indah, dan ruangan keluarga yang di penuhi dengan aneka jenis makanan dan kado-kado hadiah berwarna warni.

Seorang gadis kecil memakai baju kusut dan compang-camping, hilir-mudik tak tahu arah akan kemana. Ia hanya memegang sebuah box korek api yang di kedua tangannya, dan mencoba menawarkan jualannya itu, kepada orang-orang yang lalu lalang di jalanan aspal yang sedang tertutupi salju.

“Bu.., apakah Anda ingin membeli korek api saya?? Tawar gadis ibu, kepada wanita paruh baya yang memakai Shal tebal dan jaket penghangat yang nyaman dan terbuat dari bulu binatang asli.
“Maaf nak.., saya sedang buru-buru. Waktu saya lebih penting daripada meladeni anak seperti kamu. Sana pergi ke orang tuamu. Saya punya beberapa puluh box korek api di rumah. Saya tidak butuh….”

Lalu wanita itu, meninggalkan gadis kecil yang hampir menangis tersebut, dengan santainya. Sepanjang jalan menuju rumahnya kembali, dengan hasil yang tak memuaskan.

“Pasti ayah akan marah besar, karna daganganku tak habis lagi, bahkan belum terjual sama sekali. Tapi aku lapar, dan kedinginan. Aku harus cepat-cepat pulang ke rumah, walaupun ayahku akan memukulku kembali…..! ucap Gadis itu, bergulat dengan hatinya sendiri.

Di Persimpangan jalan, saat hendak menyebrang. Gadis itu di kejutkan dengan kereta kuda yang melaju cepat dari arah yang berlawanan. Syukurlah tabrakan bisa di hindari, namun salah satu sepatunya lepas dan box korek api miliknya berhamburan di sekitarnya.

Orang yang mengendarai kereta kuda itu, malah menyalahkan gadis tersebut, tanpa meminta maaf, dan langsung pergi begitu saja. Begitu pun salah satu sepatunya yang tak sengaja terlepas dan terlempar di jalan. Seorang anak laki-laki sebayanya, malah mengambilnya dan malah membawanya pergi. Dan di pakai lempar tangkap bersama kawannya yang lain.

Gadis itu ingin mengejarnya. Teriakan ia terlalu pelan untuk di dengar oleh beberapa anak laki-laki di sebrangnya. Belum lagi, ia harus memungut semua korek api yang masih bisa di gunakan.
Entah nasib sial atau memang ketidak adilan yang membuatnya sengsara sekarang.

Gadis itu melirik ke jendela rumah seseorang yang terbuka. Disana ada perapian yang hangat, pohon natal dengan berbagai macam kado yang masih di bungkus, hidangan lezat di atas meja berukuran besar dan satu Anak perempuan bahagia, yang duduk di sofa yang empuk bersama Ayah dan ibu dalam tawa kehangatan jelas yang terpancar.

Gadis itu duduk termenung di sisi-sisi dinding jendela, rumah itu. Kedua kakinya di rapatkan menahan dingin yang menusuk tulang.

“Jika aku pulang dengan jualanku yang sudah tak karuan ini, pasti ayah akan bertambah marah. Bisa-bisa aku tak di beri jatah makan sekarang dan tetap akan di pukuli. Mengapa ibu pergi dengan cepat. Jika ibu masih ada sekarang, pastilah ayah takkan stress dan mabuk-mabukan, dan kita bisa berkumpul di malam ini, seperti keluarga yang aku lihat sekarang.

Kemudian gadis itu mulai mengambil sebatang korek api yang masih bisa di gunakan dan mencoba menyalakannya untuk menghangatkan diri. Api kecil menyembul keluar disana dan api itu hanya cukup menghangatkan sesaat, kedua tangannya yang kedinginan.

Dan entah bayangan itu datang darimana, tiba-tiba saja suasana mulai berubah. Ia telah berada di rumahnya yang berbeda dari biasanya. Di atas meja ada makanan-makanan yang lezat dan Pohon natal dengan kado di bawahnya, menyambut ia dengan ramah.

Gadis itu tak kuasa melahap semua hidangan yang di sajikan disana, sampai nyala lilin itu mulai meredup padam, semuanya sirna dan keadaan kembali normal. Gadis itu menyalakan kembali, korek api keduanya, dan dia melihat sosok di depannya. Sosok yang selama ini dia harapkan. Sosok ibunya yang telah tiada, tersenyum ramah disana.

Gadis itu memeluk sosok itu dengan erat, sambil tersenyum haru dengan air mata yang berlinangan keluar. Namun tak berapa lama kemudian, nyala api kembali padam, dan sosok itu sudah hilang entah kemana.

Sekarang gadis itu, ingin berbaur lebih lama dengan kejadian-kejadian ajaib seperti barusan. Ia mengumpulkan semua batang korek apinya di box dan membakarnya, sampai menimbulkan api yang begitu besar, seperti api di perapian.

Ia mulai melihat satu percikan api mengapung ke langit dan menjadi bintang kecil yang bersinar indah disana. Menurut neneknya jika kamu melihat kehadiran sebuah bintang baru, itu berarti, ada seseorang yang meninggal.

Dan dia pun merindukan sosok neneknya yang jauh dari kota dimana dia berada. Dan saat itu pula, ia sudah ada disana. Di dalam rumah neneknya yang hangat dan nyaman, tepat berada di pangkuan neneknya.

Lalu neneknya berkata..,
“Turunlah nak, ayo kita pergi ke bintang itu….” Jawab si nenek, sambil menunjuk kearah jendela kecil di rumahnya yang terbuka dan memperlihatkan bintang-bintang indah di langit.

“Memangnya kita mau kemana nek?? Jawab gadis itu heran.
“Ke tempat ibumu. Dia sudah menunggu kita disana….. ,, ……. ,…….. ,,…….. …. .. .. ,,. .. . .. . … .. ..

Lampu ruangan mati.
Terdengar suara tembakan senjata api, dari luar, menuju kamar itu, dimana ada si ibu dan si anak sedang asyik membaca cerita bersama-sama.
Doooooorrrrrrrrrr…….!!!

<<<<<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Present…,

__DIRAC SEA__

Pertengahan tahun 2015..,

Dunia di kejutkan dengan sebuah penemuan baru. Beberapa ilmuwan dari lembaga-lembaga terkenal dunia, berhasil menciptakan sebuah alat yang mampu memanipulasi alam bawah sadar seseorang agar dapat, mereka lihat dengan matanya sendiri.
DS…,

Begitulah mereka menamai alat itu. Singkatannya yang berarti “Dreams Seen”. Namun.., kita tak bisa melihat khayalan dan visualisasi kita di dunia nyata.

Tetapi.., alat itu memancarkan sinar gelombang elektrik berupa sinyal analog yang terhubung dengan internet.

Signal elektrik mereka, akan di tangkap dan di proses oleh titik buta mata kita dan di ubah menjadi data digital, kemudian muncul sebagai perwujudan yang nyata di mata.

Tentu saja..,
Hal ajaib dari teknologi mereka, bisa kita lihat, jika alat itu terkoneksi dengan internet. Teknologi “DS” di kembangkan oleh perusahaan-perusahaan game terkenal di dunia. Dan telah di uji coba, agar aman untuk di pakai oleh manusia.

Kau akan melihat, bagaimana DS, membuat seseorang menjadi terlihat sangat bodoh dan konyol, seperti anak TK yang bermain dengan khayalan mereka dan fantasinya. Namun semuanya sudah di anggap wajar.

DS tak melukai fisik, namun teknologi “DS” ini membantu untuk membuat seseorang percaya diri, tak kesepian lagi, dan yang paling aku yakin, DS seperti di khususkan untuk mesin simulator bela diri.
Bagaimana orang yang tadinya tak bisa salto, menjadi ahli dalam bersalto. Bagaimana orang yang tadinya sulit bergaul, menjadi mudah untuk bergaul. dan lainnya.

Dunia “DS” adalah dunia fantasi virtual yang bercampur baur dengan dunia nyata. Alatnya tahan air, api, dan juga bantingan, secara normal.

Kau hanya perlu mengisi pulsa DS, dengan pulsa unlimited, untuk menikmati fantasinya di dunia nyatamu lebih lama. Karna alat ini juga tak butuh kecepatan yang berlebihan. Hanya tersambung internet. Itulah prinsipnya.

Tapi..,
Kau mungkin akan membutuhkan koneksi cepat ketika ada item baru yang harus di install, dan juga loading, ketika menemukan dungeon yang baru. Seperti itulah, kejutan dari “DS” yang membuat handphone menjadi pajangan benda antik sekarang.

Dan seluruh pihak pengembang teknologi komunikasi, yaitu handphone, mau tak mau harus bekerja sama dengan lembaga perusahaan “DS”, yang semakin lama, semakin tumbuh dengan cepat, seolah dunia ini sudah dipenuhi dengan fantasi dari “DS”.

“DS” sendiri adalah alat yang mirip dengan gelang yang terbuat dari baja dan besi, dengan campuran teknologi microchips di dalamnya dan menyala, ada putaran lampu menyala berwarna hijau terang, jika “DS” yang kita pakai, tersambung dengan internet.

“DS” juga di desains sesuai model yang sedang trend, seperti kebanyakan teknologi modern berbasis AI lainnya, yang beraneka ragam bentuk dan warna. Demi menarik minat konsumen dan harga yang di bandrol, bisa lebih tinggi.

Tapi..,
Sayang sekali. Alat itu sangat mahal, pada peluncuran hari pertamanya. Bahkan harganya 3 kali lipat dari Handphone androidku. Padahal ini, sudah sebulan lebih, setelah hari pertama peluncuran alat itu. Dan aku, masih belum memilikinya juga.

Di tambah lagi. Satu alat “DS”, hanya untuk satu pemakai. Karna mereka login dengan ID dan password, serta inisialisasi kode keamanan dengan gelombang elektrik, orang yang pertama kali memakainya. Sungguh sial sekali.
Terlepas dari itu semua.

Teknologi “DS” masih tersambung dengan Handphone biasa.
Syukurlah……..”

Hari ini, semua mahasiswa dan mahasiswi, sibuk menyaksikan pertandingan “DS” yang di selenggarakan di kampus. Ada yang menarik dari game virtual life DS. Tidak ada kenaikan level untuk para player.

Namun.., drop item yang di jatuhkan monster virtual atau menang Battle Player, akan membuat kekuatan skill mereka semakin kuat.
Orang-orang yang terkoneksi dengan “DS”, dapat melihat perwujudan-perwujudan yang mereka kenakan, dan setiap perwujudan virtual tersebut, mempengaruhi sistem saraf kita.

Intinya ketika kamu di serang oleh pedang samurai virtual, yang menebasmu, maka alat “DS” yang kamu pakai alat membuat sistem sarafmu merasakan efek seperti tersengat kecil, di bagian tubuh yang terkena samurai tersebut.

Untuk kelas menengah ke bawah, mungkin hanya impian saja, bisa memiliki alat super canggih dan ajaib seperti “DS”. Aku harap, aku memiliki satu. Aku ingin melihat seperti apa Dunia Dilac Area itu. Dan bermain seperti yang lain di dalamnya…..

>Opening Story Arc :

Aku akui.
Diriku sering bertingkah.
Seperti pengecut…..,
yang bersembunyi.

Aku tak ingin.
Semua kenyataan ini,
membuatku gila………..,
untuk menatap mimpi.

Dan ketika semuanya, menghilang.
Aku sadari. Bahwa ku harus berlari.
ke ujung langit.

Hadapi semua kenyataan.
Dengan mimpimu yang besar.
Buat..,
Semuanya…,
Terhubung……,
Dengan keberadaanmu…..

Di dalam dunia, yang selalu.
Memandang rendah khayalan.
Harapan dan impian ini,
bangkit untuk melawan.

Walaupun ku bisa.
Hidup normal di dalam aturan mereka.

Ku tahu..,
Ku harus menghancurkan.
Ilusi yang di kendalikan oleh kenyataan ini.
Selamanya……………….

Always be a place, for you wish.
And feel the dream present, with you…
_____________________________
remix anime :
– Chaos Head.
– SAO.
– Chuu2byou.
– The Secret
– LOA
– Kuantum Ihklas

Api pertama :
Welcome to Dilac Area

“Aslan…, apa kamu sudah mengerjakan PR kalkulus untuk hari ini??

Aslan terlonjak sadar dari lamunan butanya. “Tentu saja sudah Rin. Kau pasti belum mengerjakan PR mu lagi….” Tebak aslan sekenanya, kepada sosok gadis yang berbeda satu tahun darinya itu, yang tersenyum penuh maksud kepadanya.

“Ya.., begitulah….” Ucap Rini, ia adalah seorang gadis hyper aktif, teman sekelas Aslan, di kampus tersebut.

“Oh iya Lan.., Lagi nonton pertandingan “DS” yah. Ku lihat lawannya tangguh-tangguh sekarang…..! sambung Rini, mengalihkan topik pembicaraan sambil matanya tertuju pada dua orang mahasiswa di lapangan terbuka kampusnya yang sedang bertarung bersama temannya dan menghindari sesuatu yang tak jelas. Karna tak nampak mereka sedang mengeluarkan apa dan di serang oleh apa.

Hanya terlihat gerakan mereka yang sedang menebas angin di sekitarnya dan menghindari sesuatu hal yang tak terlihat sama sekali dari lawannya. Seperti menonton pertarungan dua orang yang menggunakan ilmu tenaga dalam.

Namun.., akan terlihat menarik, jika di tonton oleh penonton yang sedang memakai Gelang “DS” disana. Karna mereka melihat apa yang kedua orang itu keluarkan dan hindari. Bahkan khayalan pun akan di anggap sebuah kenyataan oleh logika mereka, ketika mereka dapat melihat keberadaannya. Begitulah yang selalu hati kecil Aslan ungkapkan ketika dia melihat para pemegang gelang “DS”, sibuk-sibuk sendiri dengan khayalan yang di sungguhkan oleh alat “DS” mereka.

“Ke kantin yukk. Aku mau nyontek PR mu disana. Tenang aja. Aku yang traktir…..” Rini mulai berbasa-basi, karna ia mengerti Aslan sebenarnya sangat ingin melihat dunia Dirac Area seperti dirinya dan teman kampusnya yang lain. Walaupun Aslan hanyalah anak dari kampung, yang menetap di suatu kost’an daerah Bandung, untuk melanjutkan jenjang perguruan tinggi. Namun Rini menyukai Aslan. Dia pintar, baik hati, dan selalu lancar mendapatkan beasiswa di kampusnya, atas jalur prestasi di bidang informatika.

“Kemarin kamu yang bayar kand. Sekarang giliran aku aja yang Traktir kamu. Kalo kamu ngak setuju, kita gak jadi ke kantin nihh….” Aslan mulai mengeluarkan berbagai macam cara, untuk membalas kebaikan yang selalu di berikan Rini, kepadanya setiap saat. Bagi dia, Rini adalah anak dari orang yang berada, namun tidak sombong dan selalu memandang ke bawah. Itulah yang dia sukai dari Rini. Sikapnya tidak di buat-buat dan tak pula di lebih-lebihkan.

“Okee deh…….! Rini tersenyum. Ia tahu, Aslan tak mau di kasihani atas penderitaan hidupnya. Dia sudah mendapatkan pekerjaan paruh waktu ketika libur kuliah. Dia bisa mencukupi hidupnya sendiri. Itulah anggapan positif Rini, yang selalu benar.

Di kantin :

“Kau tahu Lan.., sekarang ada event perlombaan dari “DS”, untuk menangkap monster bernama Lotus. Monster itu adalah sebuah kupon undian virtual life, yang diadakan oleh pembuat “DS” sendiri. Aku sangat yakin, kau pasti ingin sekali memiliki gelang “DS”. Aku bisa membantunya. Aku yakin, pasti hadiah yang akan kita dapatkan adalah satu kode gelang “DS” merek terbaru…..” ucap Rini, terlihat santai, namun berambisi kuat.

“Kau tahu Rin.., kau memang teman yang selalu bisa di andalkan. Namun aku menolak, jika harus membawamu kepada masalahku sendiri. Biarkanlah waktu berjalan. Seiring waktu yang bergulir, aku yakin, aku bisa mendapatkan gelang “DS” dengan tanganku sendiri…..! ucap Aslan merasa termotivasi.

“Apa kalian berdua membicarakan tentang “DS” yang sedang Trend sekarang?? Sambar seseorang, dengan nada datar, yang tiba-tiba muncul dari samping kanan Rini.

“Hai rose…., apa “DS” masih mengganggu dunia fantasimu yang asli?? Cobalah pakai dulu. Tidak akan sampai membuatmu menjadi gila. Walaupun pemakainya selalu di pandang tak waras, oleh orang yang tak mengaktifkan “DS” mereka. Haahaaaaaaa……” sindir Rini dengan pelan, kepada Rose yang di anggapnya sebagai Rival.

Rose memang saya wajarnya seperti mahasiswi aneh yang senang dunia fantasi dan supranatunal. Namun yang membuatnya agak cemas dengan Rose adalah, karna sikapnya yang selalu ingin menarik perhatian Aslan, walaupun dia sendiri adalah orang yang dingin dan datar.

“Sudah ku bilang berapa kali. Aku tak mau memakai “DS” karna alat itu menggunakan Hukum Langit Dirac. Dan di saat langit Dirac terbentuk. Kau takkan bisa bisa menebak, yang mana kenyataan dan yang mana ilusi, karna keduanya sama-sama dapat menyakitimu…..! jawab Rose dengan ekpresi datar.

“Aku bahkan selalu tak mengerti apa yang kau katakan itu. Dan kenapa kau masuk jurusan informatika, jika bidangmu adalah astral?? ucap Rini mencoba menggoda Rose, untuk mencari tahu sikap asli dia sebenarnya.

“Kau tak perlu tahu hal itu……..! ucap Rose sambil tersenyum tipis.

“Dasar Astral………..” ledek Rini sambil menyeruput minumannya kembali, yang di belikan oleh Aslan di kantin.

“Radar menangkap Lotus. Radar gps menangkap Lotus….!” Sambung Rini, yang tiba-tiba girang sendiri, sambil menatap pergelangan tangan kanannya, dimana gelang “DS” melingkar disana.

“Maksudmu.., monsters virtual itu ada disini sekarang?? Jawab Aslan Heran.
“Ayo kita tangkap Lotus, sebelum keduluan sama yang lain……” ucap Rini, sambil menarik paksa salah satu tangan Aslan untuk ikut dengannya.
“Tunggu…, tunggu……………..” ucap Aslan, karna merasa belum berpamitan pada Rose, yang menatap kepergian mereka berdua, dengan pandangan biasa saja. Dengan isyarat tubuh, Aslan mencoba mencoba untuk berpamitan dengan Rose di belakangnya.

“Hati-hati………..! balas Rose pelan, dari kejauhan.
Di tempat yang lain. Sekitar area kampus, dekat fakultas Ekonomi…,

“Aku tak menyangka. Banyak sekali mahasiswa disini yang mencari Lotus juga…….” Takjub dan heran Aslan, yang belum mengerti apa-apa, sebenarnya yang mereka cari, karna Aslan tak bisa melihat mahkluk virtual itu, seperti yang lainnya.

“Itu dia………….!
“Tangkap mahkluk itu…………..!
“Dia milikku………………..!

Sahut beberapa orang disana, sesaat kemudian. Dari penglihatan Aslan, ia hanya melihat beberapa orang yang berusaha menangkap dan mengejar sesuatu hal yang sama sekali tak terlihat. Begitu pula teman specialnya Rini, yang tak mau kalah.

Sampai dia sadar, jika kerumunan orang-orang itu, mengarah kepadanya, sambil berlari ambisius ke posisi tempat dia berdiri. Aslan yang dari tadi tengah sibuk mengutak-atik handphonenya untuk melihat jam pelajaran di mulai, memasang sikap waspada. Ia silangkan kedua tangannya, sebagai benteng, dari serbuan orang-orang yang haus sesuatu hal, yang bahkan tak nampak sama sekali di matanya.

Beberapa saat ia merasakan handphone di tangannya bergetar hebat, lalu giliran tangan kanannya yang memegang handphone itu yang sekarang ikut bergetar, dan terakhir, tubuhnya terlempar dan tertindih, oleh beberapa orang yang tak sengaja menabraknya. Dan kemudian.., semuanya menjadi gelap.
Dan Aslan pun tak sadarkan diri…………………..

“Siapa namamu??
“Aslan…..!
“Apa passwordmu??
“Hmm..,
Precepnoil….??

Data memorimu sedang di proses. Jangan membuka mata dulu, agar proses ini berjalan dengan baik. Okee.., hitung mundur bersama-sama.
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0

Selamat datang di dunia Dilac Area Aslan..,
Bacalah toturial untuk lebih lengkapnya. Aku Alice pemandumu. Siap membantu.

Ingatan Aslan mulai tersusun kembali. Sayup-sayup ia mendengar suara seperti suara mesin yang menamakan dirinya Alice. Dan kata itu masih terngiang-ngiang di telinganya. Aslan mulai membuka matanya perlahan-lahan dan ternyata dia sudah berada di ruang kesehatan kampusnya. Dan sekarang dia memandang kearah langit-langit.

“Apa tadi itu, aku Cuma bermimpi?? Tanya Aslan pada hatinya sendiri. Sebisa mungkin dia bangkit dan mencoba untuk berdiri. Ruangan itu nampak sepi. Hanya ada dia seorang disana, yang kebingungan sebenarnya apa yang terjadi. Karna sebelah kiri kepalanya terasa benjol.

“Aku senang kau tak apa-apa. Aku pikir kau tadi harus dilarikan kerumah sakit, karna kepalamu berdarah, akibat tertindih mahasiswa lain yang berebutan Lotus…….! Seloroh Rini, yang tiba-tiba muncul dari ambang pintu masuk dan terlihat kuatir.

“Rini…, apa itu?? Ucap Aslan yang seperti melihat sesuatu yang berukuran sebesar bola tennis, bergerak di belakang celana temannya.

“Itu….?? Rini malah bertanya kembali karna keheranan.
“Itu Alien.., itu alien. Jangan bergerak, aku akan mencari sesuatu untuk memukulnya….” Cemas Aslan sambil berusaha menggapai sapu di sampaing pojok belakangnya, sambil mengawasi, mahkluk makluk bulat kecil berwarna ungu, yang tak jelas asal usulnya.

“Jadi kau belum berkenalan dengan peliharaan baruku. Dia adalah Pollis. Namanya sesuai bakatku, yang suka lingkungan hidup…..! ucap Rini dengan santainya.

“Darimana mahkluk itu berasal?? Tanya Aslan, sedikit menjaga jarak.
“Ini hanyalah periharaan virtualku……! Ucap Rini datar.
“Tunggu sebentar…, bagaimana kamu bisa melihat dunia Dilac Area, tanpa memakai gelang “DS”?? sambung Rini, yang baru menyadarinya suatu yang terlupakan tentang temannya.
“Dilac Area………??

“Siapa namamu??
“Aslan…..!
“Apa passwordmu??
“Precepnoil…..!

“APA YANG SEBENARNYA TERJADI PADAKU…??

#To_be_Continue

>Ending Story Arc :

Ku tak pernah berpikir jauh.
Dengan firasat, yang membutakan mata.
Ku hanya ingin semuanya.
Pergi menjauh. Ku harap ini mimpi.

Ku tak bisa menerima semua.
Kenyataan.

Ku tak bisa mengharap semua.
Berakhir..,

Bisakah kau mengembalikan kenangan kecil ini.
Agar aku bisa tertawa kembali.

Ceritakan padaku,
Kisah dari negeri asing, yang kau kenal.
Agar aku bisa hidup disana.
Menikmati cerita.
Walaupun hanya sebatas, kehangatan yang kecil.

Ku yakin.
ku yakin..,
Aku bisa tersenyum….,

Walau semua yang ku kenal, mulai menghilang.
Pergi dengan dingin, seperti salju yang kulihat sekarang.
Ketika nyala api ini mulai padam.
Ku harap sosokmu takkan menghilang juga.

Ku gapai..,
Ku gapai…..,
Bintang di langit……………….

Menjadi..,
Menjadi….,
Bintang di langit…………………………………………………….

Api kedua :
# INISIAL CODE #

LEMBAR SATU :

Cerbung Dirac Sea [sinopsis]

By : gofatik hollow
Cerbung Fiksi_

Flos Lunae Present……  . .. , .. .. , .. . , … ,. .. , .. ., ….. .  . .  . .  . .    .     .       .      
Pertengahan tahun 2015..,
Dunia di kejutkan dengan sebuah penemuan baru. Beberapa ilmuwan dari lembaga-lembaga terkenal dunia, berhasil menciptakan sebuah alat yang mampu memanipulasi alam bawah sadar seseorang agar dapat, mereka lihat dengan matanya sendiri. DS. Jika di artikan menjadi  Dream Seen…

“Kenapa aku dapat melihat dunia Dilac tanpa bantuan Gelang DS……..

“Selamat datang di negeri ajaib Dilac Area. Aslan.…………

“Kau bisa melihat dunia Dilac, tanpa bantuan gelang itu. Apa kau salah satu mereka…??

Alat itu memancarkan sinar gelombang elektrik berupa sinyal analog yang terhubung dengan internet. Signal elektrik mereka, akan di tangkap dan di proses oleh titik buta mata kita dan di ubah menjadi data digital, kemudian muncul sebagai perwujudan yang nyata di mata.

Tentu saja..,
Hal ajaib dari teknologi mereka, bisa kita lihat, jika alat itu terkoneksi dengan internet. Teknologi “DS” di kembangkan oleh perusahaan-perusahaan game terkenal di dunia. Dan telah di uji coba, agar aman untuk di pakai oleh manusia… . .. .. , , .. … ,.. .. ,, … .,. … ,..

“Kau bisa mengumpulkan coin dengan menjual drop item, yang kau dapatkan dari mengalahkan monster virtual di dungeon…..”
“Dungeon virtual di dunia nyata??
“Yapp…,  atau kau juga bisa mem bangun charmu sendiri, karna drop item dari monster yang kamu kalahkan, dapat menjadi senjatamu atau kamu evolusikan menjadi periharaanmu……!
“Senjata……….??

Satu alat “DS”, hanya untuk satu pemakai. Karna mereka login dengan ID dan password, serta inisialisasi kode keamanan dengan gelombang elektrik, orang yang pertama kali memakainya. Satu gelang, untuk satu frekuensi gelombang tubuh manusia.

Orang-orang yang terkoneksi dengan “DS”, dapat melihat perwujudan-perwujudan yang mereka kenakan, dan setiap perwujudan virtual tersebut, mempengaruhi sistem saraf kita. Intinya ketika kamu di serang oleh pedang samurai virtual, yang menebasmu, maka alat “DS” yang kamu pakai alat membuat sistem sarafmu merasakan efek seperti tersengat kecil, di bagian tubuh yang terkena samurai tersebut.
“Apa kau selemah ini. Padahal mereka menganggapmu special karna dapat terhubung dengan dunia Dilac tanpa gelang ini……”

“Jangan pernah meremehkan ku, karna aku hanyalah pemula…………!

“Aku ingin tahu seberapa besar kekuatanmu. Maafkan aku, jika menyerangmu secara fisik juga…..”

Lotus yang di sebarkan mengandung sebuah virus. Dan virus ini dapat memanipulasi program, virtual life “DS” sendiri. Seseorang harus menangkap Lotus itu, sebelum virus itu menyebar.

“Masalahnya menjadi bertambah runyam. Program “DS” di hack oleh penciptanya sendiri.

“Bukannya program “DS” di ciptakan oleh Professor Jonathan. Ketua Pimpinan sekaligus pendiri “DS” sendiri…

“Bukan.., Program “DS” di ciptakan oleh…. . . ,

EVENT BARU. PERTARUNGAN HIDUP DAN MATI DI DUNIA DILAC AREA.
BAGI KALIAN YANG MEMILIKI GELANG DS, KAMI UCAPKAN SELAMAT.
EFEK KEJUT KE SISTEM SARAF KAMI TINGKATKAN MENJADI SERATUS PERSEN.
JIKA KALIAN MEMBUKA GELANG DS KALIAN, KAMI YAKIN KALIAN AKAN GAME OVER DALAM DUNIA NYATA. TRIPLE DROP ITEMS DAN BONUS COIN. TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.
GOOD NICE A DREAM.
BYEE…………………….. .  . .. . . . . .. . … .. .

“Apa-apa’an ini………”
“Mati secara nyata………….!

GO FIGHTING…………………. . . . … … . , ., . , ., , . ,. …..  .  . ..

“Mereka menyebarkan pintu dungeon dimana-mana. Jika kita terkena serangan monster sedikit saja, kita benar-benar akan terluka secara fisik….

“Apa perusahaan “DS” sudah gila………..

“Banyak sekali korban “DS” yang tewas akibat di serang oleh monsters…..

“Seluruh Dunia sekarang, seakan berperang melawan teknologi virtual yang mereka ciptakan sendiri……

“Lambang korek api di logo “DS” itu, yang akan menyelesaikan petunjuk untuk menyelsaikan teka-teki dan mengakhiri pertumpahan darah ini……… . . .. ..

“Apa ini ada hubungannya dengan kisah gadis korek api??

“Mungkinkah……………,
“Aslaaannnnnnnnnn……………………………………..!!!

DIRAC SEA
coming soon…….

Cerbung Dirac Sea [sinopsis]

Aruna Arc : 0

Untitled-1
Tidakkah ini menggelikan? Perjalanan dimulai dari titik nol dan di titik nol pula perjalanan itu berakhir. Mencari keluar untuk melihat kedalam, untuk melihat diri sendiri. Ribet amat, bukan begitu? Seakan pertanyaan-pertanyaan tiada akan pernah ada habisnya. Pertanyaan ini  tiada akan pernah selesai. Hanya akan berubah menjadi pertanyaan yang lain. Mengesalkan, bukan begitu?

Namun semakin lama engkau mencari, semakin lama engkau mengetahui kian fanalah terasa kehidupan ini. Akan ada masa dimana seakan-akan ada kekuatan yang tidak terlihat membuatmu meragu kepada hidup. Menepilah,ambil waktumu dan dengarkan hatimu. Ini tidak akan mudah. Rasanya seperti mengarungi badai. Namun percayalah ketika engkau berhasil melewati itu, engkau tiada akan menjadi orang yang sama lagi dan itulah makna badai.

Kudoakan engkau semoga mampu melewatinya. Sampai jumpa dalam Omni.

Ditulis di belahan bumi yang lain dalam kebosanan menghadapi rutinitas..

Salam.

S.N

Aruna Arc : 0