[Random] World of Aleph א

world of א

Awal dari Dunia, Dunia permulaan, World of Alpha(α), World of Aleph(א). Ada banyak sinonim/ persamaan dari kalimat tersebut, namun semuanya menjujung pada satu hal, satu inti dan dasar.

Yaitu ‘Sesuatu yang Memulai segalanya’ . . .

Dalam berbagai bahasa arti kata ‘Awal’ memiliki banyak macam dan di mulai oleh suatu simbol atau huruf yang mengawali atau menjadi pelopor simbol atau huruf lainya. Alif (ا) dalam huruf arab, A dalam huruf latin, α dalam huruf yunani, Aleph (א/Phoenician aleph.svg) dalam Hebrew/Phoenician, serta banyak persamaan huruf lain diberbagai bahasa lainnya.

Semua itu adalah simbol yang menandakan ‘Awal’.

Karena itu mari kita mulai postingan pertama untuk katergori Random kali ini!!!

卍dibaca manji

Bentuk dari Kompleksitas

Yang memiliki arti ‘Berlawanan’
atau
CounterClockwise

Untuk menuju dunia permulaan, world of aleph / world of alpha

Putar balik persepsi waktu kalian

Putar balik arah berfikir kalian

Putar balik apa yang kalian lihat

Putar balik apa yang kalian dengar

Putar balik dunia disekitar kalian

Bayangkan waktu berjalan mundur

Dengan melihat berputar

Berputar berlawanan arah jarum jam

………………….

maj muraj hara nanawalreb ratupreb

*****

Tidak berhasil / gagal

Untuk percobaan pertama kalian merasakan alur waktu mundur, itu 99,99% tidak akan berhasil awal 1x mencoba. Trik ini digunakan dalam sugesti singkat untuk mengetes cara membanting mundur persepsi dari pemikiran manusia terhadap waktu disekitarnya.

Kemungkinan ajaib bagi yang bisa berhasil adalah bukan berarti masukkan awalnya adalah membaca kalimat jadi terbalik tapi tanda dari keberhasilan adalah kalian bukan jadi memundurkan waktu melainkan semakin membuat waktu mendekati nol.

Dengan kata lain jika berhasil bukan kembali kewaktu lalu melainkan mendekati untuk memberhentikan waktu. Dalam teori Ilmu Chronokinesis/Qaz, untuk memberikan waktu error terhadap jalur dunia yang diproyeksikan terhadap arah titik zero-time dalam gerakan di pemikiran kita, perlu adanya tangkapan langsung dan pemahaman menyeluruh terhadap apa itu waktu sebenarnya.

Memberhentikan waktu itu lebih sulit dibanding memutar balik waktu. Dalam matematika angka kepastian positif satu (1) untuk berubah menjadi lawannya negatif satu (-1) perlu melewati wilayah nol (0). Dan jarak untuk berubah dari 1 menjadi 0 adalah infinitesimal. Dengan kata lain untuk membuat suatu nilai menjadi 0,  dia harus menghapus dirinya dengan nilai dirinya sendiri atau mengkali dirinya dengan nilai 0 tersebut.

Singkat kata dari percobaan tadi hampir mustahil untuk memberhentikan waktu seutuhnya karena hanya bisa ‘mendekati’ untuk mencapai wilayah waktu yang berhenti itu sendiri. Jika dianalogikan dalam ilmu kimia pada satuan derajat Celsius dan Kelvin. Dalam dunia suhu ada bilangan negatif untuk satuan derajat Celsius, namun tidak pernah ada bilangan negatif untuk satuan Kelvin. Karena disaat sesuatu mencapai titik 0 kelvin/ -273,15 derajat celsius saja itu merupakan wilayah Absolute zero, dimana ruang dan waktu berhenti/membeku jika menyentuhnya.

Itulah yang menjadi tema materi kita kali ini. Awal dari dunia/ World of aleph. Untuk bisa mencapai tempat itu, terlebih dahulu kita perlu mengetahui awal dunia itu apa.  Bayangan awal kalian tentang awal dunia pasti tidak jauh dari titik awal waktu dimulai atau sesuatu yang dekat dengan arti itu. Namun hal itu perlu dihilangkan, karena arti dari awal dunia bukanlah itu.

World of aleph atau World of alpha adalah ‘Daerah terlarang tuhan’ atau dalam bahasa inggris disebut ‘Forbidden God Territory’. Tempat awal segalanya dimulai bukanlah tak berhingga yang merujuk pada ledakan besar (bigbang) yang memulai dunia, bukanlah angka negatif yang merujuk pada arah waktu terbalik untuk mencapai awal itu sendiri. Namun, itu melainkan wilayah yang berada di titik nol (0). Dengan katalain tempat yang bisa memonitoring masa lalu, masa sekarang, masa depan, dan masa yang tidak diketahui sekalipun.

Dalam ilmu kuno orang-orang menyebut itu divisi tertinggi dari semua dimensi yang ada. Dimensi yang memegang simbol dari bentuk kesempurnaan. ‘Sesuatu yang ada tapi tidak hidup didunia ini’. Dimensi ke-10 . . .

Atau kita sebut D.10

Code name : Dimension Aleph/Alpha

D.A

Dengan kata lain untuk mengetahui tentang hal itu lebih jauh, kita perlu bertemu langsung dengan itu dan mencapainya! Jika dilihat dari penjelasan diatas tentang angka tadi, secara teori ada 2 cara yang terfikir dan memungkinkan untuk mencapai itu. Pertama mengkalikannya dengan 0, kedua menghapus/mengurangi -nya dengan nilai itu sendiri. Untuk cara pertama kalian harus membuat keberadaan kalian menjadi ‘tidak ada’. Sedangkan untuk cara kedua kalian harus menghapus/melenyapkan variant keberadaan kalian sendiri diberbagai garis waktu yang ada.

Sampai jumpa di postingan Random selanjutnya!!!

– Xusaia –

Advertisements
[Random] World of Aleph א

2 thoughts on “[Random] World of Aleph א

  1. Crisan says:

    Kondisi awal. Dengan satu set kondisi awal tertentu hukum alam bisa menentukan perubahan sebuah “sistem” seiring waktu. Cuma saya agak bingung ketika menyelaraskan hukum alam dan konsep Tuhan atau apapun makhluk divine yang “mengatur” semesta.

    Gini, semesta merupakan kesatuan dari beberapa kuasa hukum. Tuhan bisa aja kan dengan semaunya mengubah itu. Tapi kenapa tidak? Kenapa tidak ada yg berubah? Apa mungkin Tuhan menetapkan hukum alam tapi tak punya pilihan menyangkut hukum alam dan justru Tuhan memilih demikian karena inilah satu-satunya hukum yg memungkinkan?
    Termasuk mengenai Aleph.

    Like

    1. Xusaia says:

      Sistem disana berlaku untuk Hukum Tuhan itu sendiri, yang mana Dia yang membuat, Dia sendiri harus mematuhi.Dan disana muncul beberapa sistem2 yang terus berkembang namun disana ada juga beberapa yang lepas dari kendali tuhan itu sendiri, atau lebih tepatnya ‘celah’ dari sistem. Dulu aku pernah dikit ngebahas tentang ‘Curse’ kan? Nah salah satunya adalah itu. Setiap sesuatu memiliki pengecualian, yang mana itu bisa dianalogikan sebagai Update pada sistem untuk melihat ulang celah yang terbentuk dari sistem yang dikatakan’sempurna’ itu. Untuk membentuk kemungkinan berbagai hukum yang terus bermunculan didunia, Tuhan menetapkan suatu hukum khusus untuk diriNya sendiri. Dan itu ditujukan sebagai mesin yang menggerakan sistem, namun bersamaan dengan itu membatasi gerak dari Tuhan itu sendiri.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s